📖 Amsal 9
-
1
Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,
-
2
memotong ternak sembelihannya, mencampur anggurnya, dan menyediakan hidangannya.
-
3
Pelayan-pelayan perempuan telah disuruhnya berseru-seru di atas tempat-tempat yang tinggi di kota:
-
4
"Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada yang tidak berakal budi katanya:
-
5
"Marilah, makanlah rotiku, dan minumlah anggur yang telah kucampur;
-
6
buanglah kebodohan, maka kamu akan hidup, dan ikutilah jalan pengertian."
-
7
Siapa mendidik seorang pencemooh, mendatangkan cemooh kepada dirinya sendiri, dan siapa mengecam orang fasik, mendapat cela.
-
8
Janganlah mengecam seorang pencemooh, supaya engkau jangan dibencinya, kecamlah orang bijak, maka engkau akan dikasihinya,
-
9
berilah orang bijak nasihat, maka ia akan menjadi lebih bijak, ajarilah orang benar, maka pengetahuannya akan bertambah.
-
10
Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
-
11
Karena oleh aku umurmu diperpanjang, dan tahun-tahun hidupmu ditambah.
-
12
Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya.
-
13
Perempuan bebal cerewet, sangat tidak berpengalaman ia, dan tidak tahu malu.
-
14
Ia duduk di depan pintu rumahnya di atas kursi di tempat-tempat yang tinggi di kota,
-
15
dan orang-orang yang berlalu di jalan, yang lurus jalannya diundangnya dengan kata-kata:
-
16
"Siapa yang tak berpengalaman, singgahlah ke mari"; dan kepada orang yang tidak berakal budi katanya:
-
17
"Air curian manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi lezat rasanya."
-
18
Tetapi orang itu tidak tahu, bahwa di sana ada arwah-arwah dan bahwa orang-orang yang diundangnya ada di dalam dunia orang mati.